Jumat, 06 April 2012

perilaku konsumen


Menurut Engel, Blackwell dan Miniard (1990), perilaku konsumen diartikan “…. Those actions directly involved in obtaining, consuming, and disposing of products and services, including the decision processes that precede and follow this action” (p.3).
Perilaku konsumen merupakan tindakan–tindakan yang terlibat secara langsung dalam memperoleh, mengkonsumsi, dan membuang suatu produk atau jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului dan mengikuti tindakan – tindakan tersebut.
Menurut Mowen (1995), “ Consumer behavior is defined as the study of the buying units and the exchange processes involved in acquiring, consume, disposing of goods, services, experiences, and ideas” (p.5).

Perilaku konsumen adalah aktivitas seseorang saat mendapatkan, mengkonsumsi, dan membuang barang atau jasa (Blackwell, Miniard, & Engel, 2001). Sedangkan The American Marketing Association mendefinisikan perilaku konsumen sebagai interaksi dinamis dari pengaruh dan kesadaran, perilaku, dan lingkungan dimana manusia melakukan pertukaran aspek hidupnya. Dalam kata lain perilaku konsumen mengikutkan pikiran dan perasaan yang dialami manusia dan aksi yang dilakukan saat proses konsumsi (Peter & Olson, 2005). Perilaku konsumen menitikberatkan pada aktivitas yang berhubungan dengan konsumsi dari individu. Perilaku konsumen berhubungan dengan alasan dan tekanan yang mempengaruhi pemilihan, pembelian, penggunaan, dan pembuangan barang dan jasa yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan pribadi (Hanna & Wozniak, 2001).


Tipe – Tipe Perilaku Pembelian

Menurut Wilkie (1990), tipe perilaku konsumen dalam melakukan pembelian dikelompokkan menjadi empat berdasarkan tingkat keterlibatan pembeli dan tingkat keterlibatan diferensiasi merek, yang dijelaskan sebagai berikut :

a. Budget Allocation (Pengalokasian budget)
Pilihan konsumen terhadap suatu barang dipengaruhi oleh cara bagaimana membelanjakan atau menyimpan dana yang tersedia, kapan waktu yang tepat untuk membelanjakan uang dan apakah perlu melakukan pinjaman untuk melakukan pembelian.

b. Product Purchase or Not (Membeli produk atau tidak)
Perilaku pembelian yang menggambarkan pilihan yang dibuat oleh konsumen, berkenaan dengan tiap kategori produk atau jasa itu sendiri.

c. Store Patronage (Pemilihan tempat untuk mendapatkan produk)
Perilaku pembelian berdasarkan pilihan konsumen, berdasarkan tempat atau di mana konsumen akan melaksanakan pembelian produk atau jasa tersebut. Misalnya, apakah lokasi bakery menjadi salah satu faktor yang menentukan konsumen dalam melakukan proses pembelian.

d. Brand and Style Decision (Keputusan atas merek dan gaya)
Pilihan konsumen untuk memutuskan secara terperinci mengenai produk apa yang sebenarnya ingin dibeli.

sifat dari perilaku konsumen yaitu:

1. Consumer Behavior Is Dynamic
Perilaku konsumen dikatakan dinamis karena proses berpikir, merasakan, dan aksi dari setiap individu konsumen, kelompok konsumen, dan perhimpunan besar konsumen selalu berubah secara konstan. Sifat yang dinamis demikian menyebabkan pengembangan strategi pemasaran menjadi sangat menantang sekaligus sulit. Suatu strategi dapat berhasil pada suatu saat dan tempat tertentu tapi gagal pada saat dan tempat lain. Karena itu suatu perusahaan harus senantiasa melakukan inovasi-inovasi secara berkala untuk meraih
konsumennya.

2. Consumer Behavior Involves Interactions
Dalam perilaku konsumen terdapat interaksi antara pemikiran, perasaan, dan tindakan manusia, serta lingkungan. Semakin dalam suatu perusahaan memahami bagaimana interaksi tersebut mempengaruhi konsumen semakin baik perusahaan tersebut dalam memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen serta memberikan value atau nilai bagi konsumen.

3. Consumer Behavior Involves Exchange
Perilaku konsumen melibatkan pertukaran antara manusia. Dalam kata lain seseorang memberikan sesuatu untuk orang lain dan menerima sesuatu sebagai gantinya.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pelanggan
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku pelanggan. Faktor-faktor tersebut dibedakan menjadi 2 bagian yaitu faktor-faktor yang berasal dari dalam diri pribadi seorang konsumen dan faktor-faktor yang berasal dari lingkungan sekitar seorang konsumen.

hukum permintaan & penawaran


Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.

Pengertian Permintaan dan Penawaran

 
Permintaan adalah : 

  1. sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu 
  2. kesanggupan pembeli untuk membeli berbagai jumlah produk pada berbagai kemungkinan tingkat harga dalam waktu yang sama.

Penawaran adalah :
 
  1. sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu. 
  2. kesediaan penjual untuk menjual berbagai jumlah produk pada berbagai tingkat harga dalam waktu yang sama.

Contoh permintaan adalah aktifitas di pasar yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.

Hukum permintaan
Hukum permintaan adalah hukum yang menjelaskan tentang adanya hubungan yang bersifat negatif antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta. Apabila harga naik jumlah barang yang diminta sedikit dan apabila harga rendah jumlah barang yang diminta meningkat. Dengan demikian hukum permintaan berbunyi:

“Semakin turun tingkat harga, maka semakin banyak jumlah barang yang tersedia diminta, dan sebaliknya semakin naik tingkat harga semakin sedikit jumlah barang yang bersedia diminta.”

ruang lingkup ekonomi

Definisi Ilmu Ekonomi
Ilmu ekonom i menurut Paul A.Samuelson adalah studi mengenai bagaimana cara manusia dan masyarakat untuk menggunakan sumber-sumber ekonomi yang terbatas, dapat mempunyai kegunaan alternatif untuk menghasilkan berbagai macam barang dan mendistribusikan untuk konsumsi baik sekarang maupun masa depan di antaranya berbagai orang dan golongan dalam masyarakat.
Kebutuhan adalah kegunaan yang timbul dalam diri manusia dengan bentuk tuntutan untuk memperoleh pemenuhannya.

Sifat kebutuhan ekonomi:
1.      Berbeda untuk seperti barang atau kelompok
2.      Tidak sama sepanjang waktu
3.      Berkembang dalam jumlah dan kwalitasnya
4.      Saling melengkapi atau saling berlawanan

Kebutuhan dibagi menjadi 2 yaitu:
1.      Kebutuhan ekonomi adalah kebutuhan akan barang-barang kebutuhan hidup yang dapat dinilai dengan uang.contoh: makan dan minum.
2.      Kebutuhan non ekonomi adalah kebutuhan yang tidak dapat dinilai dengan uang.

Kebutuhan menurut segi kepentingannya:
·         Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi. Contoh: beras,air dll.
·         Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang harus di penuhi bersifat supaya orang hidup lebih baik contoh :lemari,buku dll.
·         Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang bisa terpenuhi setelah kebutuhan sekunder contoh: mobil, motor dll.

Kebutuhan menurut sifatnya:
·         Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan material. Seperti: rokok
·         Kebutuhan rohani adalah kebutuhan jiwa. Seperti : agama

Senin, 26 Maret 2012

kuis tentang permintaan dan penawaran

Soal :
1.       Jelaskan definisi dari permintaan dan penawaran ?
2.       Jelaskan hukum dari permintaan dan penawaran ?
3.       Jelaskan factor apa saja yang dapat mempengaruhi hukum permintaan dan penawaran ?
4.       Factor apa saja yang dapat menggeser hokum permintaan dan penawaran ? jelaskna !
5.       Buatlah ilustrasi penentuan harga keseimbangan dalam hokum permintaan dan penawaran ? (kasus buat sendiri )

Jawab:



1.       Pengertian permintaan dan penawaran
-          Permintaan
Adalah kegiatan konsumen membeli suatu barang dalam suatu tingkat harga selama periode tertentu
-          Penawaran
Jumlah barang atau jasa yang tersedia dan dapat dijual oleh penjual pada berbagai tingkat harga dan waktu tertentu.
2.       Pengertian hukum permintaan dan penawaran
-          Hukum permintaan : semakin turun tingkat harga maka semakin banyak jumlah barang bersedia diminta, sebaliknya semakin naik tingkat harga semakin sedikit barang yang bersedia diminta.
-          Hukum penawaran : semakin tinggi harga semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya semakin rendah harga semakin sedikit julah barang yang bersedia ditawarkan.

kuis tentang elastisitas

Soal :

1.       Apa yang dimaksud dengan elastisitas ?
2.       Mengapa elastisitas perlu di kaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industry ?
3.       Jelaskan konsep elastisitas harga, silang dan pendapatan ?
4.       Faktor apa yang menentukan tingkat elastisitas ?
5.       Bagaimana menurut anda tentang konsep elastisitas ?

Jawab: 
1.       Elastisitas adalah salah satu konsep penting untuk memahami beragam permasalahan di bidang ekonomi. Konsep elastisitas sering dipakai sebagai dasar analisis ekonomi, seperti dalam menganalisis permintaan, penawaran, penerimaan pajak, maupun distribusi kemakmuran.

Minggu, 25 Maret 2012

kuis tentang perilaku ekonomi

Soal :
1.       Apa yang dimaksud dengan perilaku konsumen ?
2.       Mengapa perilaku konsumen perlu di kaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industry ?
3.       Jelaskan pendekatan yang dapat digunakan dalam analisa perilaku konsumen ?
4.       Faktor apa yang menentukan perilaku konsumen ?
5.       Bagaimana menyikapi masalah perilaku konsumen ?

Jawab :
1.     Perilaku konsumen adalah perilaku yang konsumen tunjukkan dalam mencari, menukar, menggunakan, menilai, mengatur barang atau jasa yang mereka anggap akan memuaskan kebutuhan mereka. 
2.      Alasan mengapa perilaku konsumen perlu dikaji lebih mendalam oleh perusahaan atau industri.
1. Analisis ini akan membantu para manajer untuk :
a. Mendesain bauran pemasaran
b. Mensegmen pasar bisnis
c. Memposisikan dan mendiferensiasikan produk
d. Melaksanakan analisis lingkungan
e. Mengembangkan studi riset pasar
2. Perilaku konsumen harus memainkan peranan yang penting dalam pengembangan kebijakan publik
3. Studi terhadap hal ini akan memungkinkan seseorang menjadi konsumen yang lebih efektif
4. Analisis konsumen memberikan pengetahuan menyeluruh tentang perilaku manusia
5. Studi perilaku konsumen juga memberikan tiga jenis informasi :
a. Orientasi Konsumen
b. Fakta-fakta tentang perilaku manusia
c. Teori-teori yang menjadi pedoman proses pemikiran


kuis tentang ruang lingkup ekonomi

Soal :
  1.  Jelaskan tentang definisi dari ekonomi dan perekonomian (Minimal 3 definisi ) ? 
  2.   Apa saja yang menjadi masalah pokok dalam ekonomi ? jelaskan ! 
  3.  Bagaimana masalah pokok ekonomi dapat mempengaruhi mekanisme  harga
  4. Apa yang dimaksud dengan system perekonomian ? 
  5.  Jelakan system ekonomi yang berkembang saat ini ?
Jawab :

1.      Pengertian ekonomi dan perekonomian menurut beberapa ahli:
-          Adam Smith
Ekonomi ialah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara.
-          Abraham Maslow
  Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien
-          Paul A. Samuelson
   Ekonomi merupakan cara-cara yang dilakukan oleh manusia dan kelompoknya untuk memanfaatkan sumber-sumber yang terbatas untuk memperoleh berbagai komoditi dan mendistribusikannya untuk dikonsumsi oleh masyarakat.